Olahraga Penghasil Emas Indonesia Di Asian Games
Olahraga Penghasil Emas Indonesia Di Asian Games

Olahraga Penghasil Emas Indonesia Di Asian Games

Posted on

Indonesia memburu 16 medali emas di Asian Games 2018 demi peringkat sepuluh besar. Selain bulutangkis cabang olahraga apa saja yang diharapkan menyumbangkan medali emas?

Sebuah pekerjaan menantang menunggu Indonesia di Asian Games 2018. Menjadi tuan rumah, skuat Merah Putih mematok target peringkat sepuluh besar.

Menilik hasil akhir di Asian Games 2014 Incheon, target itu berat bagi Indonesia. Empat tahun lalu, Indonesia menutup persaingan di peringkat ke-17 dengan perolehan empat medali emas.

Peringkat kesepuluh dihuni Qatar dengan raihan sepuluh emas. Begitu pula Taiwan yang ada di peringkat kesembilan.

Untuk mewujudkan misi dalam Asian Games 2018 yang diikuti 45 negara, Indonesia, seperti yang sudah-sudah, berharap besar kepada bulutangkis. Selain itu, Indonesia memanfaatkan cabang olahraga baru. Yakni dari bridge, jetski, pencak silat, dan paralayang.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mulyana, optimistis peringkat sepuluh besar tercapai.

“Dari 32 nomor di 4 cabang olahraga itu, kalau kita bisa mendapatkan 32 persen atau 12 medali emas saja maka kita bisa berada di peringkat kedelapan. Itu jika dibandingkan saat di Incheon,” kata Mulyana.

“Itulah yang mengangkat Indonesia bisa masuk ke 10 besar,” ujar dia.

Pencak silat menjadi cabang olahraga yang menjadi tumpuan untuk bisa meraih lima medali emas, kemudian bridge (2), panjat tebing (2), jetski (2), paralayang (2). Satu emas lain diharapkan datang dari taekwondo.

“Senin nanti, kami akan mengundang manajer cabang olahraga untuk meminta pembuktian benar atau tidaknya,” kata Mulyana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *